Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026

Diplomasi Investasi di Panggung Indonesia Night

Davos, 21 Januari 2026 — Di tengah rangkaian Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026, Indonesia kembali menggelar Indonesia Night sebagai ruang diplomasi investasi dan ekonomi yang hangat dan strategis. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Interim Co-Chair of the World Economic Forum (WEF) André Hoffmann, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, serta petinggi perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra pendukung acara.

“Di Indonesia Night, kami tidak hanya menampilkan keramahan, kuliner, budaya, dan optimisme, tetapi event ini juga untuk menghargai kerja sama dan persahabatan. Indonesia merupakan negara terbuka untuk berbisnis, berkolaborasi, bekerja sama, dan kita juga sangat terbuka untuk masa depan yang lebih baik untuk kita semua,”papar Rosan.


Indonesia Night dirancang sebagai pelengkap diplomasi formal yang berlangsung di Indonesia Pavilion. Melalui seni, musik, dan dialog informal, Indonesia menyampaikan narasi bahwa stabilitas ekonomi, kepastian kebijakan, dan peluang investasi jangka panjang berjalan seiring dengan kekayaan budaya serta keterbukaan terhadap kolaborasi global.


Acara ini menghadirkan penampilan sejumlah seniman dan pelaku kreatif nasional, antara lain Anggun C. Sasmi, Danang Pradana, Nadia Mulya, pemain tehyan Seto Novianto, Garuda Big Band, serta kelompok tari Akusara Dance Art. Rangkaian pertunjukan tersebut menampilkan keberagaman ekspresi budaya Indonesia, dari musik tradisional hingga aransemen modern, yang mencerminkan semangat Endless Horizons—dinamis, adaptif, dan relevan dengan lanskap global.


Selain pertunjukan seni dan budaya, Indonesia Night juga menjadi ruang networking strategis bagi para pemangku kepentingan internasional. Dialog yang berlangsung secara informal membuka peluang pembahasan kerja sama investasi, inovasi, dan kemitraan lintas sektor dalam suasana yang lebih cair dan konstruktif.


“Kemitraan antara Indonesia dan forum ini (WEF) adalah kemitraan yang telah berlangsung lama dan stabil. Kehadiran Indonesia di WEF merupakan komitmen kuat dalam dialog global kerja sama internasional,” ungkap André.


Melalui Indonesia Night, Indonesia menegaskan bahwa diplomasi ekonomi tidak hanya dibangun melalui angka dan kebijakan, tetapi juga melalui kepercayaan, kedekatan, dan pemahaman lintas budaya. Pendekatan ini memperkuat pesan bahwa Indonesia bukan hanya destinasi investasi yang kompetitif, tetapi juga mitra global yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kerja sama berkelanjutan.


Momen ini menjadi bagian integral dari kehadiran Indonesia di WEF Davos 2026, sekaligus memperkuat narasi besar Indonesia Endless Horizons, bahwa peluang kolaborasi dengan Indonesia terbuka luas—berakar pada stabilitas, kreativitas, dan visi jangka panjang dalam menghadapi dinamika global.



Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

Biro Protokol dan Hubungan Masyarakat

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM

Email: humas@bkpm.go.id


Powered by sagara 2022